WA Reservasi : +62811 4770 8882 • 09.00 – 19.00 WITA

RSIA Paramount Makassar Lantai 1 • Jl. A.P. Pettrani No. 82

TENTANG IUI

Apa Itu Inseminasi Buatan?

Definisi IUI

IUI (Intrauterine Insemination) atau yang lebih dikenal dengan inseminasi buatan, adalah prosedur medis dalam program hamil di mana dokter memasukkan sperma yang sudah diproses dan dipilih secara langsung ke dalam rahim wanita. Tujuannya adalah untuk memperpendek jarak tempuh sperma dan mempertemukannya dengan sel telur guna meningkatkan peluang kehamilan

Tingkat Keberhasilan IUI

Tingkat keberhasilan inseminasi buatan sekitar 10-20% per siklus. Tingkat keberhasilan inseminasi buatan adalah sekitar 10–20% per upaya. Peluang ini meningkat hingga 45–50% setelah 4–6 upaya. Selain itu, peluang keberhasilan juga tergantung pada usia, penyebab infertilitas, dan kondisi kesehatan pasangan. Semakin muda usia wanita, biasanya peluang sukses lebih tinggi.

PROGRAM IUI

Siapa yang cocok menjalani IUI?

Inseminasi Buatan direkomendasikan bagi yang mengalami:

Jumlah sperma rendah atau gerakan sperma yang lemah

Gangguan ejakulasi atau ereksi

Kelainan hormon pada wanita

Endometriosis ringan

Saluran tuba Falopi sehat, minimal satu

Unexplain Infertility

BERANGKAT DARI SATU LANGKAH

Tingkat keberhasilan iUI di Nusraya IVF

Nusraya Fertility Center telah melakukan prosedur Inseminasi Intrauterine pada xxx pasien, di antaranya xxx bayi telah lahir melalui prosedur ini. Berikut tingkat keberhasilan berdasarkan tahun

2025

10.5%

2026

2026 11.1%

DAPATKAN INFORMASI SELENGKAPNYA

Yuk Booking Online di Nusraya Fertility Center

Cari tahu informasi lebih lanjut simulasi biaya bayi tabung Anda. Lengkapi form berikut untuk melakukan booking jadwal. Tim kami akan mengonfirmasi melalui WhatsApp dalam 1×24 jam kerja.

KONSULTASI LEBIH LANJUT

Wujudkan Impian Memiliki Buah Hati

Sedang membutuhkan solusi program hamil? Nusraya siap mendampingi Anda dengan layanan IVF terbaik. Hubungi melalui WhatsApp untuk konsultasi lebih lanjut!

PERTANYAAN UMUM

FAQ (Frequently Asked Question)

Beberapa pertanyaan yang umum diajukan:

IUI (Intrauterine Insemination) atau inseminasi buatan adalah prosedur di mana sperma yang telah dipilih dan diproses di laboratorium langsung dimasukkan ke dalam rahim melalui kateter tipis, tepat pada saat ovulasi. Tujuannya adalah memperpendek jarak tempuh sperma menuju sel telur sehingga peluang terjadinya pembuahan meningkat secara alami.

Program IUI direkomendasikan untuk pasangan yang mengalami: kualitas atau jumlah sperma yang sedikit di bawah normal (mild male factor), siklus ovulasi tidak teratur, lendir serviks yang tidak ramah terhadap sperma, endometriosis ringan, atau pasangan yang belum berhasil hamil setelah lebih dari satu tahun mencoba secara alami. Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh terlebih dahulu untuk memastikan IUI adalah pilihan yang tepat bagi Anda.

Pada IUI, proses pembuahan tetap terjadi di dalam tubuh — sperma yang sudah diproses dimasukkan langsung ke rahim dan bertemu sel telur secara alami. Pada IVF, sel telur diambil dari tubuh, dibuahi di laboratorium, dan embrio yang terbentuk baru ditanamkan ke rahim. IUI umumnya lebih sederhana, kurang invasif, dan lebih terjangkau, namun IVF memberikan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi, terutama untuk kasus infertilitas yang lebih kompleks.

Proses IUI umumnya terdiri dari beberapa tahap: (1) Stimulasi ovarium ringan dengan obat atau suntikan hormon untuk mendorong pematangan sel telur, (2) Pemantauan pertumbuhan folikel melalui USG secara berkala, (3) Suntikan pemicu ovulasi ketika folikel sudah matang, (4) Pengambilan dan pemrosesan sperma di laboratorium untuk memilih yang terbaik, (5) Prosedur inseminasi — memasukkan sperma ke rahim melalui kateter, berlangsung hanya beberapa menit, (6) Istirahat singkat dan pemberian obat pendukung kehamilan, (7) Tes kehamilan sekitar 14 hari setelah prosedur.

Prosedur IUI umumnya tidak menyakitkan. Sebagian besar pasien menggambarkan sensasinya mirip dengan pap smear — mungkin ada sedikit rasa tidak nyaman ringan saat kateter dimasukkan, namun berlangsung sangat singkat (hanya 1–2 menit). Setelah prosedur, Anda bisa langsung beraktivitas seperti biasa tanpa perlu rawat inap.

Tingkat keberhasilan IUI bervariasi tergantung beberapa faktor, seperti usia pasien, penyebab infertilitas, dan kualitas sperma. Secara umum, setiap siklus IUI memiliki peluang keberhasilan sekitar 10–20%. Peluang ini meningkat apabila dikombinasikan dengan stimulasi ovarium. Tim dokter kami akan memberikan gambaran yang lebih spesifik berdasarkan kondisi masing-masing pasangan.

Satu siklus IUI berlangsung sekitar 2–3 minggu, dihitung dari hari pertama menstruasi hingga jadwal tes kehamilan. Waktu ini mencakup fase pemantauan folikel, prosedur inseminasi, hingga fase luteal (masa penantian hasil). Jadwal kunjungan ke klinik biasanya 3–4 kali per siklus.

Umumnya dokter merekomendasikan mencoba IUI hingga 3–6 siklus sebelum mempertimbangkan prosedur lanjutan seperti IVF. Setiap siklus memberikan kesempatan baru, dan faktor keberhasilan dapat terus dievaluasi dan dioptimalkan. Jika setelah beberapa siklus IUI belum memberikan hasil, dokter akan mendiskusikan langkah terbaik selanjutnya bersama Anda.

Sebelum memulai program IUI, pasangan akan menjalani pemeriksaan awal yang meliputi: analisis sperma (spermiogram) untuk suami, pemeriksaan HSG atau USG untuk memastikan tuba falopi tidak tersumbat, pemeriksaan hormon dasar, dan konsultasi menyeluruh dengan dokter spesialis. Persiapan gaya hidup seperti konsumsi suplemen asam folat, pola makan sehat, dan menghindari rokok juga sangat dianjurkan.

Ya, IUI bisa dilakukan secara natural (tanpa stimulasi) dengan mengikuti siklus ovulasi alami pasien. Namun, dokter sering merekomendasikan stimulasi ovarium ringan untuk meningkatkan peluang keberhasilan dengan mendorong pematangan 1–2 sel telur. Keputusan ini akan disesuaikan dengan kondisi dan respons tubuh masing-masing pasien.

Jika Anda dan pasangan telah mencoba hamil secara alami selama lebih dari 12 bulan (atau 6 bulan bagi wanita di atas 35 tahun) tanpa hasil, ini adalah waktu yang tepat untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis fertilitas. Semakin dini Anda berkonsultasi, semakin banyak pilihan dan waktu yang tersedia untuk menemukan solusi terbaik bagi Anda.

Artikel & Berita

DATANG LANGSUNG

Sampaikan Keinginan Anda